Tampilkan postingan dengan label ABSTRAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ABSTRAK. Tampilkan semua postingan
Kamis, 23 Oktober 2014
SENI ABSTRAK
Louis Fichner dalam Understanding Art (1995) menyatakan, seni abstrak merupakan penyederhanaan atau pendistorsian bentuk-bentuk, sehingga hanya berupa esensinya saja dari bentuk alam atau objek yang diabstraksikan. Abstraksi, mengubah secara signifikan objek-objek sehingga menjadi esensinya saja.
Lukisan abstrak juga dapat dianalisis berdasarkan
Wassily Kandinsky pelukis ternama Rusia, menyatakan, lukisan abstrak itu
ada kemiripan dengan musik. Memahami lukisan abstrak bisa diibaratkan
seperti kita mendengarkan musik instrumental. Kita bisa merasakan
keindahan nada-nada musik itu tanpa harus dibebani dengan muatan-muatan
verbal.
1. Aliran Neo-Klasik
Lukisan ini tidak digunakan untuk kenikmatan, melainkan untuk mendidik, menanamkan kesadaran anggota masyarakat atas tanggung jawabnya terhadap Negara. J.L. David merupakan pelopor aliran Neo-Klasik, dimana lukisan Neo-Klasik bersifat Rasional, objektif, penuh dengan disiplin dan beraturan serta bersifat klasik.
3. Aliran Realisme
4. Aliran Naturalisme
5. Aliran Impresionis
6. Aliran Ekspresionisme
7. Aliran Fauvisme
Aliran kubisme dilatar belakangi oleh konsep Paul Cezanne yang mengatakanbahwa bentuk dasar dari segala bentuk adalah silinder , bola, balok dan semua bentuk yang ada di dalam di pengaruhi oleh perspektif, sehingga bidang tertuju pada satu titik tengah. Karya Picasso menjadi insfirasi kemunculan karya- karya kubisme, karena motif geometris digunakan oleh Picasso.
9. Aliran Abstraksionisme
10. Aliran Futuris
11. Aliran dadaisme
12. Aliran Surealisme.
Langganan:
Postingan (Atom)





































